Membuat Repository Lokal untuk Ubuntu 7.04
Mon. July 20, 2009Categories: Linux System
Tags: Ubuntu
Ubuntu 7.04 datang dengan 4 buah DVD repositori, yang di dalamnya sudah terdapat banyak ribuan aplikasi. Meskipun begitu kita dapat menggunakan repositori yang terdapat di Internet, akan tetapi hal itu berarti mensyaratkan kita harus memiliki koneksi internet yang baik. Workshop berikut ini digunakan untuk membuat repositori lokal pada harddisk dengan hanya mengandalkan 4 DVD tersebut. Sehingga nanti selain dapat diakses oleh komputer itu sendiri, tetapi dapat juga diakses oleh komputer pada jaringan kita. Selain itu pada workshop ini, untuk Apache Web Servernya menggunakan XAMPP for Linux(LAMPP).
Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membuat repositori lokal Ubuntu :
- Buat folder untuk menyimpan file repository Ubuntu.
- Masukkan DVD pertama, umumnya akan otomatis ter’mount’ pada folder /media/cdrom. Akan tetapi jika tetap tidak ter’mount’ maka gunakan perintah berikut :
- Salin DVD pertama ke dalam folder /mnt/ubuntu dengan menggunakan perintah rsync
- Masukkan kembali DVD kedua, dan salin file Packages dari DVD ke repositori lokal yang sudah dipersiapkan.
- Ganti DVD kedua dengan DVD ketiga, dan gabungkan file Packages dari DVD ketiga tersebut dengan file Package pada repositori lokal yang sudah disalin sebelumnya.
- Buat ulang file Packages.gz dan Packages.bz2 pada repositori lokal.
- Buat soft link dari folder /mnt/ubuntu ke /opt/lampp/htdocs/ubuntu
- untuk menceknya buka browser dan buka alamat berikut :
- tambahkan baris berikut pada /etc/apt/sources.list
- Update daftar repositori Ubuntu dengan perintah berikut :
sudo mkdir /mnt/ubuntu
sudo mount /media/cdrom
rsync -avx --progress /media/cdrom /mnt/ubuntu
Ulangi perintah di atas terhadap DVD kedua sampai dengan keempat.
cp /media/cdrom/dists/feisty/universe/binary-i386/Packages /mnt/ubuntu/dists/feisty/universe/binary-i386/
cat /media/cdrom/dists/feisty/universe/binary-i386/Packages >> /mnt/ubuntu/dists/feisty/universe/binary-i386/Packages
Ulangi langkah di atas untuk DVD keempat.
cd /mnt/ubuntu/dists/feisty/universe/binary-i386
rm Packages.gz Packages.bz2
gzip -9 -c Packages > Packages.gz
bzip2 -9 -c Packages > Packages.bz2
ln -s /mnt/documents/ubuntu /opt/lampp/htdocs/ubuntu
http://localhost/ubuntu
Jika akan diakses dari komputer lain, localhost diganti dengan IP komputer.
deb http://localhost/ubuntu feisty main multiverse restricted universe
Jika diperlukan, agar tidak perlu terhubung dengan internet, berikan tanda mark(#) pada baris2 yg menghubungkan dgn repo di internet.
apt-get update
Demikianlah langkah per-langkah untuk membuat repositori lokal untuk Ubuntu 7.04 Feisty Fawn. Untuk mencobanya silahkan gunakan Add/Remove pada menu Applications, Synaptic Package Manager, atau dengan menggunakan apt-get untuk menginstall sebuah program atau lebih.
Sumber :
http://wiki.ubuntu-id.org/DokumentasiKomunitas/TutorialRepositoriLokal
3 Comments
Saya sebelumnya memakai dual system versi windows dalam hardisk. tetapi hari ini saya mencoba installasi ubuntu 8,10 yg di dapat dari pembelian tabloit PC**** pada pc Amd tapi saya simpan di direct D dan yang C adalah XP,dan proses installasinya sukses walau saya melewati setting network nya.Pertanyaan nya ialah setelah ubuntu sukses terinstall dan setelah masuk pada layar boot screen (seperti loading di XP) pada ubuntu lalu setelah loading ke-2 (jika pada xp masuk di welcome screen) langsung tidak ada respon lagi dari loadingan nya hanya blank begitu saja..saya tunggui pun selang 40 mnt’an masih ga da respon hanya layar putih saja dengan gambar loadingan yg gak jalan..tolong penjelasan lengkap berikut solusinya dari para master..thanks
Dear setya,
bootsplash(tampilan loading seperti XP) sebenarnya menyembunyikan proses2 yang sedang berjalan pada saat booting.
Nah untuk menonaktifkan(walau sifatnya sementara) agar dapat mengetahui proses apa yang bermasalah hapuslah kata-kata rhgb quiet(biasanya pada opsi kernel).
Setelah itu baru mas setyo bisa lihat pesan errornya apa.
mengapa kok harus makai localhost?
berarti kalau mau memakai repo harus menyalakan server dulu?