Membangun DNS Server Sederhana

Mon. July 20, 2009
Categories: Linux Networking
Tags:

(Workshop ini diujicobakan pada distro Mandriva 2007.0)

Pada Kasus kali ini digambarkan sebuah jaringan terdiri dari 2 buah komputer sebagai dns server.

Komputer 1 : 192.168.1.83 (ok,tux.ok)
Komputer 2 : 192.168.1.84 (linux.ok)

Komputer 1 digunakan sebagai DNS Server yang menyimpan top domain “ok” dan domain “tux.ok”. Sedangkan Komputer 2 digunakan sebagai DNS Server yang menyimpan domain “linux.ok”.

Pada komputer 1 :

1.Edit file /etc/resolv.conf

# vi /etc/resolv.conf

Agar komputer client di dalam jaringan tidak dapat menanyakan tentang nama domain lain ke luar dari jaringan lokal, maka arahkan nameserver yang pertama pada komputer 1 tersebut ke dirinya sendiri.

nameserver 192.168.1.83

2.Edit file /etc/named.conf

# vi /etc/named.conf

Tambahkan baris-baris berikut :

zone “ok” {
	type master;
	file “master/ok.zone”;
};

zone “tux.ok” {
	type master;
	file “master/tux.ok”;
};

3.Buat file zone “ok.zone”

# vi /var/lib/named/var/named/master/ok.zone

$TTL 38400
@ IN		SOA	ns.server.ok.		root	(
				42	; serial
				10800	; refresh
				3600	; retry
				604800	; expire
				38400	; minimum
		)
		IN NS ns.server.ok.
		IN MX 10 mail.server.ok.
		IN A 	192.168.1.83
ns.server.ok.	IN A	192.168.1.83
ns		IN A	192.168.1.83
mail		IN A	192.168.1.83
www		IN A	192.168.1.83
linux.ok.		IN NS	ns.linux.ok.
ns.linux.ok.	IN A	192.168.1.84
tux.ok.		IN NS	ns.tux.ok.
ns.tux.ok.	IN A	192.168.1.83

4.Buat file zone “tux.ok.zone”

# vi /var/lib/named/var/named/master/tux.ok.zone

$TTL 38400
@ IN		SOA	ns.tux.ok.		root	(
				42	; serial
				10800	; refresh
				3600	; retry
				604800	; expire
				38400	; minimum
		)
		IN NS ns.tux.ok.
		IN MX 10 mail.tux.ok.
		IN A 	192.168.1.83
ns		IN A	192.168.1.83
mail		IN A	192.168.1.83
www		IN A	192.168.1.83

5.Rubah kepemilikan masing-masing file zone tersebut dengan merubah group kepemilikan menjadi named.

# chown root.named /var/lib/named/var/named/master/ok.zone
# chown root.named /var/lib/named/var/named/master/tux.ok.zone

6.Edit file /var/lib/named/etc/trusted_networks_acl.conf untuk menentukan pada jaringan mana DNS Server akan digunakan.

# vi /var/lib/named/etc/trusted_networks_acl.conf

Tambahkan 192.168.1.0/24, jika anda menggunakan jaringan 192.168.1.x dengan subnet mask 255.255.255.0.

7.Start service DNS pada komputer tersebut

# service named start

Pada Komputer 2 :

1.Edit file /etc/resolv.conf

# vi /etc/resolv.conf

Agar komputer mengarahkan pertanyaan DNS ke komputer 1 tambahkan baris berikut :

nameserver 192.168.1.83

2.Edit file /etc/named.conf

# vi /etc/named.conf

Tambahkan baris-baris berikut :

zone “linux.ok” {
	type master;
	file “master/linux.ok.zone”;
};

3.Buat file zone “linux.ok.zone”

# vi /var/lib/named/var/named/master/linux.ok.zone

$TTL 38400
@ IN		SOA	ns.linux.ok.		root	(
			42	; serial
			10800	; refresh
			3600	; retry
			604800	; expire
			38400	; minimum
		)
		IN NS ns.linux.ok.
		IN MX 10 mail.linux.ok.
		IN A 	192.168.1.84
ns		IN A	192.168.1.84
mail		IN A	192.168.1.84
www		IN A	192.168.1.84

4.Rubah kepemilikan file zone tersebut dengan merubah group kepemilikan menjadi named.

# chown root.named /var/lib/named/var/named/master/linux.ok.zone

5.Edit file /var/lib/named/etc/trusted_networks_acl.conf untuk menentukan pada jaringan mana DNS Server akan digunakan.

# vi /var/lib/named/etc/trusted_networks_acl.conf

Tambahkan 192.168.1.0/24, jika anda menggunakan jaringan 192.168.1.x dengan subnet mask 255.255.255.0.

6.Restart service DNS pada komputer tersebut

# service named restart

Selanjutnya untuk mengetes DNS Server tersebut, gunakan perintah-perintah berikut :

# dig linux.ok any

# nslookup www.tux.ok

# host linux.ok

# ping mail.tux.ok

Apabila pada saat restart service terdapat kesalahan/error, coba lihat pesan kesalahan pada file /var/log/messages
# tail /var/log/messages

Apabila service sudah berjalan dengan baik, akan tetapi masih terdapat kesalah pada saat tes, maka lihat pesan kesalahan pada file /var/lib/named/var/log/default.log
# tail /var/lib/named/var/log/default.log

  • Share/Bookmark

1 Comment

  • At 2010.01.31 17:10, rebay_aye said:

    klo komputer 1 dan 2 beda distro linux bs kan ya .
    nih saya ingin mencobanya .
    makasih pak atas tutornya ^_^

    (Required)
    (Required, will not be published)